Wisata Kuliner Jogja
October 3, 2008 at 9:21 pm 1 comment
Jogja selain dikenal dengan kota pelajar-nya, ternyata memiliki sisi lain yang menarik yaitu kuliner-nya.
berbagai jenis kuliner bisa didapat di jogjakarta, mulai dari yang khas jogja hingga yang khas daerah lain.
ga cuma itu aja, kalo kamu mau makan jam berapa pun bisa dan masih banyak pilihan juga.
kalo kamu pingin coba untuk wisata kuliner di jogja, saya share beberapa kuliner di jogja yang paling dikenal sama warga jogja.
Angkringan Sebul
ngangkring sepertinya sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari Jogja. Selain harganya yang relatif bersahabat (tergantung seberapa banyak Anda makan tentunya), angkringan menimbulkan kecanduan karena atmosfernya yang santai, informal dan asyik untuk ngobrol.
Namun sepertinya angkringan sudah terlalu identik dengan mahasiswa dan kalangan kerah biru. Angkringan dicap sebagai tempat makan murah(an), sempit dan tidak higienis. Citra itu nampaknya sudah terlanjur melekat sehingga menjauhkan budaya ngangkring dari segmen masyarakat yang lebih luas, walau saat ini tampaknya angkringan sudah mulai menjadi populer di kalangan luas.
Karena itulah Angkringan Sebul dengan konsep resto-angkringannya bisa dibilang sebagai sebuah revolusi. Bagi Anda para fans berat angkringan, jangan mencibir dulu dan beranggapan ini sebagai sebuah proyek coba-coba yang serba tanggung. Angkringan Sebul tidak berusaha mengkafekan angkringan. Angkringan Sebul tetap sebuah angkringan. Bahkan bisa dibilang tempat ini adalah perpaduan sempurna dari kenikmatan Angkringan Deresan (yang legendaris) ditambah atmosfer penuh persahabatan Angkringan Tugu Lik Man (yang tak kalah legendaris).
Angkringan Sebul buka sore hingga larut malam, beralamat di Jl.Timoho, sebelah selatan . Jangan mencari gerobak angkringan di pinggir jalan, carilah sebuah gubuk bambu bertingkat dengan banyak motor di parkirannya. Dan jangan kaget bila yang datang bukan cuma mahasiswa. Waktu saya ke , ada sebuah keluarga lengkap dengan neneknya yang sedang asyik pilih-pilih makanan.
Sambal Bawang Bu Shanti
Sambal Bawang Bu Shanti menyediakan tidak kurang dari 12 set meja makan panjang dan areal lesehan yang benar-benar lega untuk menampung para penggemarnya. Waktu saya makan malam minggu kemarin, dua puluhan orang sedang antri di counter, sementara tujuh puluhan orang lainnya sedang asyik makan . . . menakjubkan!
Mereka pasti tidak datang untuk mencari suasana. Dibanding dengan tempat-tempat makan cantik yang menjadi trend di Jogja akhir-akhir ini, warung Bu Santi nampak bagaikan gua saking tidak artistiknya. Gua ini didominasi warna abu-abu dengan siraman cahaya putih ekstensif dari lampu-lampu neon yang ada . . . jelas tidak romantis. Banyaknya pasangan yang merelakan bermalam minggu di Gua Bu Santi menandakan istimewanya kualitas makanan yang disajikan di sini.
Bu Santi menerapkan sistem rumah makan fast food yang cepat dan efisien di warungnya ini. Begitu datang, para pengunjung yang kelaparan segera memilih lauk yang telah siap santap dan langsung membayar. Lauknya yang berukuransuper size tidak terlalu variatif, hanya ayam dan macam-macam ikan (ingat : super besar!) yang digoreng atau dibakar disajikan bersama (ya ampun) cuma sesendok sambalnya yang beken itu. Jangan ragu untuk minta nambah sambal, nggak dilarang kok.
Terus mana nasinya? Jangan takut, mau nasi uduk atau nasi putih biasa, Anda bebas mengambil sendiri. Dan tidak seperti tempat makan lain yang repot menyajikan nasi di dalam cething-cething <nan artistik, di sini Anda bebas mengambil nasi langsung dari baskom atau bahkan dari termos nasi raksasa ukuran (mungkin) 70 liter! Benar-benar program pengentasan kelaparan yang lumayan ekstrim.
Untuk lebih lengkap download aja Wisata Kuliner Jogja disini…
Entry filed under: Intermezo. Tags: .





1.
potretcafe | September 21, 2011 at 8:37 am
Potret Cafe: Nasi Bakar Potret. Spesial Menu Nila Bakar + Nasi Bakar lengkap hanya 6.500 saja Paling murah se JOgja. Maen ke potret di Jl Anggajaya III Kompleks taman kuliner concat (Selatan terminal concat ke barat 100 m) Free Hotspot gan..